Pin Cushion Labu Kuning

Jahit mnejahit jadi salah satu kegiatanku yang menyenangkan untuk saat ini. Dulu aku anti sekali menjahit, padahal orang tuaku juga penjahit. Pinginnya jadi pegawai aja…hehehe. Lain dulu lain sekarang, ternyata sekarang lebih menikmati kegiatan ini.

Kalo bicara jahit-menjahit, pasti tak lepas dengan yang namanya jarum dan benang. Mesin jahit juga…tapi untuk saat ini belum pakai mesian jahit…karena belum punya🙂 Jadi jahit manual dulu lah…
Jahit tangan…tentu pakai jarum jahit tangan. Tak hanya satu dua, tapi bisa lebih dari itu. Karena kita suka gonta-ganti benang, otomatis kalo jarumnya hanya satu akan repot sekali, padahal benang yang tersisa masih banyak. terbuang sia-siakan benangnya. Jadi aku pakai beberapa jarum. Tapi masalahny aku suka lupa naruh jerum yang tak terpakai. Ditusukkan di benang, kain yang lain, akhirnya ngilang juga😛
Antiispasinya….aku coba buat pin cushion aja…mumpung ada waktu luang dikit (kalo ga mau dibilang terpakasa meluangkan waktu).

pin cushion

Pertama buat dulu pola seperti di pic no 1. Kemudian jahit jelujur bagian tepi lingkaran dan serut sedikit. Selanjutnya masukkan dakron, kemudian serut sampai tertutup. Lalu matikan benang. Pijit-pijit buah labu supaya dakron bisa mengembang rata. Buat guratan seperti pic no 6 dimulai dari bagian pangkal kemudian ditusukkan pada bagian bawah labu. Hasilnya seperti pic no 7. Langkah terakhir tempelkan tangkai…Sudah jadi. Ga perlu kawathir lagi yah kehilangan jarum..( Kecuali pin cushion ini yang hilang beserta jarum-jarumnya)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: